Pengetahuan untuk bangunan yang lebih baik. Dampak untuk masa depan.SMART & GREEN BUILDING

Fault Detection and Diagnosis

← Kembali ke ensiklopedia A–Z
Sistem & Otomasi

Fault Detection and Diagnosis; FDD

Metode mengenali penyimpangan operasi dan menelusuri kemungkinan penyebab gangguan pada sistem bangunan.

Fault Detection and Diagnosis menggabungkan pendeteksian gangguan dengan penelusuran penyebabnya. Pada bangunan, metode ini dapat diterapkan pada pendingin, pompa, sensor, katup, atau unit pengolah udara. Tujuannya membantu pengelola membedakan operasi normal dari keadaan yang memerlukan pemeriksaan.

Pendekatannya meliputi aturan pakar, model fisik, analisis statistik, dan pembelajaran mesin. Setiap pendekatan memerlukan data serta kondisi acuan yang sesuai. Perubahan cuaca atau jumlah pengguna dapat menyerupai gangguan apabila konteks operasi diabaikan.

Sebagai contoh, katup pendingin yang terus diperintah menutup tetapi temperatur suplai tetap sangat rendah dapat memicu pemeriksaan kebocoran katup atau sensor. Peringatan tersebut merupakan hipotesis. Teknisi perlu memeriksa kondisi lapangan sebelum mengganti komponen.

Nilai sistem ditentukan oleh relevansi peringatan dan tindak lanjutnya, bukan jumlah alarm. Evaluasi alarm palsu, gangguan yang terlewat, serta biaya penanganan. Riwayat perbaikan sebaiknya digunakan untuk meningkatkan aturan dan kualitas model berikutnya.

Istilah terkait pencarian: deteksi dan diagnosis gangguan; AFDD; analitik HVAC