Phase change material; PCM
Material penyimpan kalor yang memanfaatkan perubahan fase pada rentang temperatur tertentu.
Material perubahan fase menyimpan atau melepaskan kalor ketika berubah fase, misalnya dari padat menjadi cair. Pada bangunan, material ini dapat ditempatkan dalam panel, komposit, atau tangki. Temperatur perubahan fase harus sesuai dengan kondisi layanan yang dituju.
Di sekitar perubahan fase, material dapat menyerap kalor dengan perubahan temperatur yang relatif kecil. Kinerja dipengaruhi kapasitas kalor laten, perpindahan kalor, dan kemampuan membeku kembali. Encapsulation atau pembungkusan membantu memisahkan material dari lingkungan sekitarnya.
Jika massa PCM 10 kg memiliki kalor laten 150 kJ/kg, kapasitas laten idealnya sekitar 1.500 kJ atau 0,42 kWh kalor. Kapasitas yang benar-benar dimanfaatkan dapat lebih rendah bila perubahan fase tidak berlangsung penuh selama siklus operasi.
Evaluasi harus mempertimbangkan kestabilan siklus, kebocoran, korosi, perubahan volume, dan keselamatan kebakaran. PCM tidak memberikan manfaat berulang tanpa proses pengisian dan pelepasan kalor yang memadai. Data produk dan rancangan sistem menentukan hasil di lapangan.
Istilah terkait pencarian: PCM; penyimpan kalor laten; phase change material



