Building envelope
Batas fisik antara ruang dalam dan lingkungan luar yang mengatur pertukaran kalor, udara, air, serta cahaya.
Selubung bangunan mencakup elemen pembatas seperti dinding, atap, jendela, lantai tertentu, dan sambungannya. Selubung berhubungan langsung dengan kondisi luar sehingga memengaruhi beban energi serta kenyamanan. Kinerjanya ditentukan oleh susunan komponen dan detail pemasangan, bukan oleh satu material saja.
Perpindahan energi terjadi melalui konduksi, konveksi, radiasi, serta aliran udara yang membawa panas dan kelembapan. Bukaan yang memberi cahaya juga dapat memasukkan panas matahari. Lapisan kedap air, kedap udara, insulasi, dan pengendalian uap memiliki fungsi berbeda yang perlu dirancang saling mendukung.
Sebagai contoh, atap berinsulasi baik tetap dapat menghasilkan ruang panas ketika dinding kaca menerima radiasi matahari besar. Pemeriksaan menyeluruh membandingkan kontribusi atap, fasad, infiltrasi, dan beban internal. Perbaikan diarahkan pada penyebab dominan berdasarkan pengukuran atau simulasi yang sesuai.
Pada iklim lembap, perubahan kekedapan dan pendinginan dapat mengubah lokasi kondensasi. Detail sambungan, drainase, serta pengeringan perlu dievaluasi. Strategi selubung sebaiknya diselaraskan dengan ventilasi dan HVAC agar pengurangan beban tidak menimbulkan masalah kelembapan atau kualitas udara.
Istilah terkait pencarian: building envelope; fasad; kulit bangunan



