Biophilic design
Pendekatan desain yang menghadirkan pengalaman dan hubungan dengan alam melalui ruang, material, serta kondisi lingkungan.
Desain biofilik berupaya memperkuat hubungan pengguna bangunan dengan alam. Penerapannya dapat berupa pandangan menuju vegetasi, pencahayaan alami, variasi ruang, dan penggunaan pola atau material tertentu. Pendekatan ini lebih luas daripada menempatkan tanaman hias di dalam ruangan.
Pengalaman pengguna dipengaruhi kualitas rangsangan, kesempatan berinteraksi, serta kesesuaian dengan aktivitas. Kajian tentang alam dan lingkungan terbangun membahas potensi manfaat pada kenyamanan dan kesejahteraan. Namun, besarnya manfaat tidak seragam untuk setiap orang dan setiap bentuk intervensi.
Contohnya, ruang belajar dapat menyediakan pandangan ke taman yang terawat sekaligus menjaga pengendalian silau dan kebisingan. Evaluasi dilakukan melalui pengalaman pengguna, kondisi termal, pencahayaan, dan kemudahan pemeliharaan, bukan hanya jumlah elemen bernuansa alami.
Perancangan perlu mempertimbangkan aksesibilitas, alergi, keamanan, kelembapan, serta kebutuhan air dan perawatan tanaman. Klaim kesehatan harus mengikuti kekuatan bukti yang tersedia. Unsur biofilik tidak menggantikan ventilasi, kualitas udara, atau pemenuhan kebutuhan dasar ruang.
Istilah terkait pencarian: biophilia; hubungan manusia alam; desain berbasis pengalaman alam



