Pengetahuan untuk bangunan yang lebih baik. Dampak untuk masa depan.SMART & GREEN BUILDING

Kenyamanan Termal

← Kembali ke ensiklopedia A–Z
Kenyamanan & Kualitas Ruang

Thermal comfort

Penilaian penghuni terhadap kondisi termal yang dipengaruhi lingkungan, aktivitas, pakaian, dan kesempatan beradaptasi.

Kenyamanan termal menggambarkan kepuasan seseorang terhadap keadaan termal di sekitarnya. Suhu udara berperan, tetapi bukan satu-satunya penentu. Suhu radiasi permukaan, kecepatan udara, kelembapan, aktivitas tubuh, dan pakaian bersama-sama memengaruhi pertukaran kalor antara manusia dan lingkungan.

Model kenyamanan dapat menggunakan pendekatan neraca kalor tubuh atau pendekatan adaptif. Penerapannya harus sesuai jenis ruang dan cara pengondisiannya. Penghuni ruang berventilasi alami yang dapat membuka jendela mungkin memiliki respons berbeda dari penghuni ruang ber-AC dengan kendali lingkungan yang terbatas.

Contohnya, dua ruang memiliki suhu udara sama, tetapi salah satunya menghadap kaca yang panas dan tidak memiliki aliran udara. Pengguna dapat merasa lebih panas di ruang tersebut. Menurunkan setelan AC belum tentu solusi terbaik jika sumber masalahnya adalah radiasi matahari atau distribusi udara.

Evaluasi menggabungkan pengukuran dan tanggapan penghuni, termasuk keluhan lokal seperti hembusan langsung atau perbedaan suhu vertikal. Tidak ada satu suhu yang selalu nyaman bagi semua orang. Desain peneduh, kipas, pilihan pakaian, dan kendali pengguna dapat membantu mengurangi energi sambil menjaga penerimaan penghuni.

Istilah terkait pencarian: thermal comfort; PMV; PPD; kenyamanan adaptif