Exergy
Ukuran kemampuan suatu sistem atau aliran energi menghasilkan kerja terhadap keadaan lingkungan acuan.
Eksergi menyatakan potensi kerja maksimum ketika suatu sistem berinteraksi dengan lingkungan acuan hingga mencapai keseimbangan. Besarnya bergantung pada keadaan sistem dan lingkungan tersebut. Konsep ini membantu membedakan energi yang jumlahnya sama tetapi kemampuan pemanfaatannya berbeda.
Kalor bertemperatur mendekati lingkungan memiliki potensi menghasilkan kerja yang lebih kecil daripada kalor bertemperatur jauh lebih tinggi. Analisis eksergi dapat menunjukkan ketidakcocokan antara mutu sumber energi dan kebutuhan layanan. Energi tetap mengikuti neraca kekekalan, sedangkan eksergi dapat termusnahkan akibat proses tak reversibel.
Sebagai ilustrasi, transfer kalor 100 kJ pada temperatur konstan 350 K terhadap lingkungan 300 K membawa eksergi sekitar 14,3 kJ. Hasil ini menunjukkan potensi kerja ideal, bukan jumlah kalor yang hilang atau efisiensi nyata sebuah mesin.
Batas sistem, temperatur acuan, dan jenis aliran harus dinyatakan dengan jelas. Rumus sederhana untuk kalor tidak boleh langsung dipakai pada semua kondisi pendinginan atau aliran massa. Analisis bangunan yang lebih lengkap memerlukan evaluasi tiap komponen dan keadaan operasi.
Istilah terkait pencarian: exergy; kualitas energi; potensi kerja



