Heat pump
Mesin yang memakai kerja untuk memindahkan kalor dari sisi bersuhu lebih rendah menuju sisi bersuhu lebih tinggi.
Pompa kalor memindahkan kalor dengan bantuan kerja, biasanya dari kompresor yang digerakkan listrik. Dalam mode pemanasan, manfaatnya adalah kalor yang diberikan ke sisi panas. Sistem pendingin menggunakan prinsip serupa, tetapi manfaat yang dicari adalah kalor yang diambil dari ruang yang didinginkan.
Pada siklus kompresi uap, refrigeran menyerap kalor di evaporator, dikompresi, melepaskan kalor di kondensor, lalu mengalami penurunan tekanan. Kompresor menyediakan energi untuk memungkinkan perpindahan melawan arah alami dari panas ke dingin. Kalor yang dilepas mencakup kalor yang diambil dan kerja masukan.
Jika alat mengambil kalor 6 kW dan memakai daya 2 kW pada kondisi tunak, kalor yang dilepas menjadi sekitar 8 kW. COP pendinginannya 3, sedangkan COP pemanasannya 4. Nilai tersebut tidak melanggar kekekalan energi karena keluaran pemanasan bukan berasal dari listrik saja.
Kinerja dipengaruhi selisih suhu, beban parsial, desain penukar, dan peralatan bantu. Pemanfaatan kalor buang untuk air panas dapat berguna bila profil kebutuhannya cocok. Pemilihan juga perlu mempertimbangkan refrigeran, keselamatan, kebisingan, perawatan, dan sumber listrik yang digunakan.
Istilah terkait pencarian: heat pump; pompa panas; siklus refrigerasi



