Hybrid ventilation; mixed-mode ventilation
Pengaturan yang memadukan ventilasi alami dan mekanis melalui strategi operasi yang mempertimbangkan kondisi ruang dan luar.
Sistem ventilasi hibrida memanfaatkan ventilasi alami dan mekanis sesuai kebutuhan serta kondisi lingkungan. Pada bangunan mixed-mode, pengondisian udara juga dapat diatur bersama bukaan. Susunan sistem dan istilah operasinya perlu dijelaskan agar batas evaluasi tidak rancu.
Kendali dapat memilih mode alami ketika kondisi luar mendukung dan beralih ketika layanan tidak tercapai. Parameter yang diperiksa dapat mencakup temperatur, kelembapan, kualitas udara, hujan, atau kebisingan. Pengoperasian jendela oleh pengguna turut memengaruhi keberhasilan strategi.
Misalnya, ruang kerja dapat menggunakan bukaan dan kipas pada kondisi tertentu, lalu memakai pendingin serta ventilasi mekanis saat diperlukan. Pengendali perlu mencegah pertentangan yang tidak direncanakan, seperti jendela terbuka lebar saat sistem mencoba menurunkan kelembapan.
Penghematan harus dievaluasi bersama kenyamanan, mutu udara, dan keterpakaian ruang. Sediakan petunjuk mode yang mudah dipahami serta keadaan operasi ketika sensor atau aktuator gagal. Potensi ventilasi alami berbeda menurut iklim, tapak, dan pola hunian.
Istilah terkait pencarian: mixed mode; ventilasi gabungan; ventilasi alami mekanis



