LCA / Penilaian siklus hidup
Metode untuk menilai potensi dampak lingkungan dari suatu produk atau sistem dalam batas siklus hidup yang ditentukan.
Life Cycle Assessment atau LCA menilai potensi dampak lingkungan dengan melihat aliran sumber daya dan emisi dalam siklus hidup. Objeknya dapat berupa material, produk, maupun bangunan. Penilaian dimulai dengan tujuan, unit pembanding, dan batas sistem agar hasil menjawab pertanyaan yang jelas.
Inventaris mengumpulkan masukan dan keluaran, kemudian metode penilaian menghubungkannya dengan kategori dampak. Potensi pemanasan global hanyalah salah satu kategori. Perubahan desain dapat menurunkan satu dampak tetapi menaikkan dampak lain, sehingga interpretasi perlu menghindari kesimpulan berdasarkan satu angka tanpa konteks.
Misalnya, dua alternatif dinding dibandingkan untuk memberikan luas, ketahanan, dan kinerja termal setara selama periode yang sama. Alternatif yang perlu sering diganti memiliki kebutuhan material tambahan. Membandingkan satu kilogram masing-masing bahan saja belum tentu mewakili layanan bangunan yang ingin dipenuhi.
Kualitas data, asumsi umur pakai, energi operasi, transportasi, dan akhir masa pakai memengaruhi hasil. Analisis sensitivitas membantu melihat apakah keputusan berubah saat asumsi digeser. Pelaporan sebaiknya menyertakan keterbatasan dan ketidakpastian, terutama ketika hasil dipakai untuk klaim perbandingan atau pengadaan.
Istilah terkait pencarian: LCA; analisis daur hidup; life cycle assessment



