Pengetahuan untuk bangunan yang lebih baik. Dampak untuk masa depan.SMART & GREEN BUILDING

Neraca Air Bangunan

← Kembali ke ensiklopedia A–Z
Air & Lanskap

Building water balance

Pencatatan air masuk, air keluar, konsumsi, dan perubahan tampungan pada batas bangunan yang ditentukan.

Neraca air bangunan menyusun hubungan antara semua aliran air masuk, penggunaan, keluaran, dan perubahan tampungan. Batasnya dapat berupa seluruh tapak, satu gedung, atau satu sistem. Tujuannya membantu memahami kebutuhan air dan menemukan kehilangan yang belum terjelaskan.

Data dapat berasal dari meter air utama, submeter, sensor tangki, dan estimasi proses. Air hujan atau air daur ulang perlu dicatat sebagai jalur tersendiri. Penghitungan harus menghindari memasukkan volume yang sama dua kali ketika air digunakan kembali di dalam batas sistem.

Misalnya, air masuk selama sebulan 100 m³, aliran keluar terukur 70 m³, konsumsi yang tidak kembali 20 m³, dan kenaikan tampungan 5 m³. Selisih 5 m³ memerlukan penelusuran. Selisih itu belum otomatis merupakan kebocoran karena ketidakpastian data juga berpengaruh.

Gunakan periode pembacaan yang selaras dan periksa kalibrasi meter serta perubahan volume tangki. Pisahkan air bersih, air nonpotabel, dan air limbah sesuai fungsi. Neraca yang baik mendukung perbaikan operasi dan evaluasi penghematan tanpa menyamakan semua mutu air.

Istilah terkait pencarian: water balance; audit air; pencatatan aliran air