Pengetahuan untuk bangunan yang lebih baik. Dampak untuk masa depan.SMART & GREEN BUILDING

Coefficient of Performance

← Kembali ke ensiklopedia A–Z
Energi & Karbon

COP

Perbandingan keluaran kalor yang berguna terhadap masukan kerja atau energi pada alat pemindah kalor.

Coefficient of Performance atau COP menunjukkan kinerja alat pemindah kalor. Untuk pendinginan, keluaran yang dihitung adalah kalor yang diambil dari sisi dingin. Untuk pemanasan, keluarannya adalah kalor yang diserahkan ke sisi panas. Definisi dan batas pengukuran harus disebutkan agar perbandingannya bermakna.

COP dapat lebih besar dari satu karena alat memindahkan kalor, bukan mengubah seluruh listrik menjadi kalor yang berguna pada satu sisi saja. Neraca energi menghubungkan kalor yang dilepas, kalor yang diambil, dan kerja masukan. Nilai sesaat dipengaruhi suhu, beban, dan kondisi operasi.

Sebagai contoh, AC mengambil kalor 12 kW dengan daya listrik total terukur 3 kW. COP pendinginannya adalah 4. Jika batas pengukuran hanya mencakup kompresor, hasil tersebut berbeda dari COP sistem yang juga memasukkan kipas, pompa, dan peralatan bantu lainnya.

Bandingkan kinerja pada kondisi uji atau periode yang sama. Peralatan dengan COP nominal tinggi belum tentu paling hemat ketika terlalu besar, kurang dirawat, atau sering hidup-mati. Penilaian tahunan sebaiknya mempertimbangkan variasi beban dan energi total, termasuk konsumsi saat siaga.

Istilah terkait pencarian: COP; koefisien kinerja; efisiensi AC