Pengetahuan untuk bangunan yang lebih baik. Dampak untuk masa depan.SMART & GREEN BUILDING

Ventilasi Silang

← Kembali ke ensiklopedia A–Z
Desain Pasif & Selubung

Cross ventilation

Pertukaran udara alami melalui bukaan yang memungkinkan aliran melintasi ruang akibat perbedaan tekanan.

Ventilasi silang menggunakan jalur masuk dan keluar udara pada bagian bangunan yang memiliki perbedaan tekanan. Angin dapat mendorong udara melintasi ruang dan membantu pelepasan kalor serta pencemar. Kinerja ditentukan oleh tekanan dan hambatan aliran, bukan hanya adanya dua jendela yang saling berhadapan.

Ukuran bukaan, posisi, arah angin, partisi, dan lingkungan sekitar memengaruhi debit serta sebaran udara. Aliran yang langsung keluar tanpa melewati area pengguna dapat memberi manfaat terbatas. Peningkatan kecepatan udara dapat membantu kenyamanan, tetapi tidak selalu menurunkan suhu udara ruangan.

Jika debit udara efektif 0,5 m³/detik melayani ruang 300 m³, laju pergantian nominalnya sekitar enam kali per jam. Nilai ini mengasumsikan debit yang diketahui dan tidak menjamin semua sudut menerima pertukaran sama. Pengukuran atau simulasi diperlukan untuk memeriksa distribusi nyata.

Udara luar yang panas, lembap, berpolusi, atau bising dapat membatasi penggunaan ventilasi alami. Perhatikan hujan, keamanan, dan risiko penyebaran pencemar antarruang. Bangunan dapat memakai operasi campuran bila rancangan serta kendalinya memungkinkan perpindahan yang jelas antara ventilasi alami dan pengondisian mekanis.

Istilah terkait pencarian: cross ventilation; ventilasi alami; ACH