Aerogel insulation
Material berpori sangat tinggi yang digunakan untuk mengurangi perpindahan kalor pada ruang pemasangan terbatas.
Aerogel adalah material padat berpori tinggi yang sebagian besar volumenya berupa ruang berisi gas. Pada bangunan, aerogel dapat hadir sebagai selimut komposit, butiran pengisi, atau bagian panel. Produk tersebut memiliki karakteristik mekanis dan termal yang berbeda.
Struktur pori yang sangat kecil membatasi perpindahan kalor melalui gas, sedangkan kerangka padatnya memengaruhi konduksi. Konduktivitas efektif juga dipengaruhi suhu, kelembapan, kerapatan, dan komposisi produk. Karena itu, label aerogel saja belum menentukan kinerja suatu sistem dinding.
Untuk ilustrasi lapisan homogen, ketebalan 20 mm dengan konduktivitas 0,020 W/(m·K) memberikan resistansi termal sekitar 1,0 m²K/W. Resistansi sambungan dan lapisan lain tetap perlu dihitung saat menilai keseluruhan selubung bangunan.
Aerogel berguna ketika ketebalan insulasi dibatasi, misalnya pada detail renovasi tertentu. Evaluasi biaya, debu saat pemasangan, perlindungan terhadap air, ketahanan api, dan jejak lingkungan produk. Nilai pengujian produk harus lebih diutamakan daripada angka generik material.
Istilah terkait pencarian: insulasi aerogel; silica aerogel; superinsulasi



