Energy Storage System / ESS
Sistem yang menyimpan energi untuk dipakai pada waktu lain, misalnya dalam baterai atau media termal.
Sistem penyimpanan energi memindahkan waktu pemakaian energi dengan menyimpannya sementara. Pada bangunan, bentuknya dapat berupa baterai, air dingin, es, atau media termal lainnya. Fungsi yang dituju dapat mencakup pemanfaatan listrik surya, pembatasan beban puncak, dan dukungan layanan tertentu saat gangguan.
Daya dan kapasitas energi merupakan parameter berbeda. Daya menentukan laju pengisian atau penyaluran, sedangkan kapasitas energi memengaruhi durasi layanan. Rugi-rugi membuat energi yang kembali tersedia lebih kecil dari energi yang dimasukkan, sehingga penyimpanan tidak otomatis menghemat konsumsi total.
Sebagai ilustrasi, kapasitas energi yang benar-benar dapat disalurkan 10 kWh secara ideal melayani beban tetap 2 kW selama lima jam. Durasi nyata dapat lebih pendek karena rugi inverter, pembatasan daya, suhu, dan perubahan beban. Kapasitas nominal baterai tidak selalu sama dengan kapasitas yang boleh digunakan.
Desain perlu mempertimbangkan keselamatan, ventilasi atau pendinginan, proteksi, degradasi, dan rencana akhir masa pakai. Kemampuan bekerja saat listrik padam memerlukan arsitektur serta proteksi yang sesuai. Evaluasi kelayakan memakai profil beban dan tarif, termasuk biaya penggantian dan batas operasi produsen.
Istilah terkait pencarian: ESS; BESS; baterai; thermal storage



